Tampilkan postingan dengan label ceria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceria. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juni 2011

hormon cinta Lagii !!!!

"kopas dari blog sebelah neh " smoga bermnfaat yaa :)



Yah… talking about love emang gada habisnya. Setiap orang, siapapun itu, experienced that amuse-thing. Kadang amusing, kadang hesitating, irritating, bahkan bisa juga addicting.
tergantung siapa yang mengalaminya. setiap orang akan bereaksi dengan cara yang berbeda, dan setiap orang punya alasan untuk bereaksi semacam itu. ada yang ngerasa dibodohi cinta karena membuatnya mengorbankan segalanya untuk yang dicinta, ada yang ngerasa cinta tu hanyalah rasionalisasi semu dari pembenaran-pembenaran hipokrit. ada pula yang merasa cinta adalah sesuatu yang agung, yang indah, yang terkadang sulit dijelaskan dengan kata-kata, hanya bisa dirasakan, dialami, karenanya hanya melalui pengalamanlah seseorang dapat mendefinisikan apa itu cinta. it comes up within anything we’ve ever experienced, so different people react with different way.
… .
ha ha ha…
paragraf di atas tuh muncul waktu jaman jahiliyah dulu. yah, jujur ajah, sewaktu aku bnr2 melakukan pembenaran-pembenaran yang ga semestinya ttg sesuatu yang ga seharusnya dilakukan. maksudnya, semata-mata untuk memberikan gambaran bahwa apapun komen dariku, silakan menilai itu benar atau salah berdasarkan latarbelakang yang kumiliki.
yup, Hajimemashitee… mari kita mulai.
firstly, kita spesifikkan ke hormon cinta. Apa itu hormon cinta?
Kurang lebih begini. Ketika kita mengalami sebuah hal baru, tubuh kita bereaksi dengan memberikan respon stress. Namanya juga hal baru, so katakanlah tubuh kita belum teradaptasi terhadap hal tersebut. Respon stress itu memicu peningkatan rasio Dehidroepiandosterone (DHEA) dengan Cortisol.
Ingat, “r-a-s-i-o”, jadi antara DHEA dan Corisol punya efek yang berkebalikan (saling mengurangi) supaya terjadi balans dalam tubuh kita. (subhanallah…). Jika tubuh memproduksi lebih banyak DHEA drpd Cortisol, itu disebut respon yang positif, sebaliknya jika cortisol yang terlalu tinggi, disebut respon yang negatif.
Kenapa negatif? Cortisol, atau lebih dikenal sebagai kortikosteroid sebagai nama sintetiknya yang dijual di pasaran, simpelnya punya efek meningkatkan kadar gula dalam darah (sering disebut hormon glukokortikoid). Mobilisasi cadangan lemak (lipolisis) dari jaringan perifer ke dalam darah, masuk ke hati, kemudian melalui proses glukoneogenesis di hati asam-asam lemak itu disintesis menjadi glukosa. coba bayangin, jika banyak sekali cortisol dihasilkan, maka berapa banyak lemak yang didegradasi dari jaringan perifer? jika sudah demikian maka berapa banyak asam lemak yang melayang-layang di dalam peredaran darah? jika sudah sampai di pembuluh darah kapiler yang ada di otak atau jantung dan terjadi penyumbatan di sana (aterosklerosis), bisa diprediksikan efeknya adalah kematian.
Nah lo… makanya jangan suka stress…
Ditambah lagi, cortisol punya efek menurunkan beberapa jenis sel kekebalan tubuh, iya kan? Otomatis sistem imun kita bakalan turun. Wajar kalo orang stress tu gampang sakit.
Salah satu ciri lagi, orang yang stress tu jarang makan, tul ga? ya karena dalam darahnya banyak terdapat suplai glukosa sehingga wajar otaknya menilai bahwa “tubuh dalam kondisi cukup glukosa.” Jadi sebaiknya, sesibuk apapun jangan lupa makan meskipun ga laper. Karena kondisi tubuh kita saat itu sedang “menipu”.
Namun dalam kadar tertentu cortisol ini baik untuk membuat kondisi badan kita “siap tempur.” Karena dengan cukup glukosa dalam darah, tubuh siap melakukan kerja apa saja. Sekali lagi, tetap saja bila glukosa dalam dalah berlebih efeknya multiple loh.
DHEA salah satu fungsinya untuk mematangkan hormon2 seks. Jangan salah tangkap dulu, hormon seks ini bukan melulu tentang “seks yang itu”. Kalo di cowok, DHEA ni akan dimetabolisme, diolah sedemikian rupa hingga terbentuk testosteron. Nah, salah satu efek testosteron ini ya untuk menstimulir NGF, Nerve Growth Factor. Jika testosteron meningkatkan kadar NGF, maka costisol menurunkannya. Makanya ketika orang pertama kali jatuh cinta, yang berarti mengalami hal yang baru, maka kadar DHEAnya lebih tinggi daripada cortisol. Senyampang “hal baru” itu semakin lama semakin pudar, maka DHEA dan NGF juga akan menurun. Nah, “ikatan” itu (maksudnya keterikatan cinta satu sama lain) secara biologisnya bisa diukur dari efek DHEA dan NGF yang kurang lebih satu tahun levelny akan bertahan dalam tubuh. Mendekati akhir tahun, levelnya akan menurun.
Makanya menurut pengalamanku dulu, pacaran itu terasa indah ketika mengejar dan nembak ajah. Semakin lama juga udah ketahuan karakternya, semakin terasa ga enak. akhirnya bosen, ya sudah…
Testosteron meningkat di “early stage romantic love”. Hormon ini telah dibuktikan mempengaruhi perilaku cowok yang atraktif dan aktivitas koitus terhadap cewek. (maap, aku ga tau harus menghaluskan bagaimana lagi, karena ya begini ini yang kupelajari. aku perlu belajar bahasa lagi deh…). Meningkatnya testosteron meningkat pula NGF, yang mempengaruhi aktivitas sel syaraf.
Aktivitas sel syaraf tuh maksudnya dengan menambah sinaps-sinaps baru, atau hubungan antar sel syaraf. Nah, sinaps inilah yang membuat seseorang secara biologis disebut “cerdas” karena banyak sekali interkoneksi antar sel syarafnya. Dua sel syaraf bisa mempunyai lebih dari sepuluh cara koneksi, mulai dari yang sederhana sampai yang mbulet. (Chotto matte o, bayangkan dulu 2 sel syaraf seperti 2 potongan lidi kecil. Dari lidi itu keluar banyak banget serabut yang saling terhubung satu sama lain. Kira2 gambaran interkoneksi syaraf kita seperti itu.)
Jika kita analogikan satu sel syaraf berisi sepuluh memori, maka dengan lintasan sinaps yang menghubungkan satu sel syaraf dengan lainnya, bisa menambah penguatan memori itu beberapa puluh kali lipat. Itulah, biasanya orang yang cerdas tuh pinter menghubungkan satu hal dengan hal yang lain, teliti dalam menganalisis data, dan cekatan dalam mengambil keputusan. Jika orang pinter tuh orang yang punya bank wawasan, maka orang cerdas tuh orang yang mampu mengelola peluang.
Nah, hubungannya dengan cinta-cintaan… Wajar kalo seorang yang lagi jatuh cinta tuh mudah banget teringat dengan sosok yang dicintai. Waktu makan inget dia, waktu minum inget dia, waktu liat dia inget dia (ya iya lah! plis dehh). Karena secara biologis dalam otaknya mengalami pertumbuhan sinaps, dan memori tentang si dia mengalami penguatan beberapa puluh kali lipat. Wajar kalo dia lupa makan, lupa mandi, lupa ee…sampai lupa pelajaran!
Bukan cuma sinapsnya yang tumbuh, tapi aktivitas sel syaraf dalam mengalirkan neurotransmitter juga lebih cepat. Wajar bila mungkin cowok kadang mau melakukan apa aja, rela berkorban demi si cewek. Karena sel-sel syarafnya dalam kondisi prima, ga gampang stress syaraf, plus punya seribu satu macam cara untuk membuktikan cintanya itu. Yah…ini juga sebabnya kenapa cowok gampang banget boong ma cewek. Karena sinapsnya aktif banget, dia terlalu kreatif tuh. Buat yang cewek, jangan keburu marah. Justru karena itu lah, hormon cinta si cowok sedang aktif. Oke desu ka?
Dalam tubuh kita nih ada yang disebut mekanisme umpan balik (feedback mechanism). Jika suatu hormon yang diinduksi dinilai telah cukup levelnya, maka hormon penginduksi akan berkurang levelnya. Demikian juga testosteron dan DHEA. Ketika testosteron tinggi, dia memberi umpan balik kepada DHEA supaya DHEA mengurangi levelnya. DHEA yang berkurang, seperti yang kubilang di paragraf2 sebelumnya, maka berkurang pula sensasinya. makanya banyak yang bilang cowok tuh lebih gampang bosen.
Fakta di organisasi, cowok lebih tahan kerja di sini di situ, ndobel amanah di mana-mana, tapi tetep aja ga bisa kerja cerdas dibanding cewek. (yah, hal ini ada hubungannya ma fungsi otak sih. kapan2 kita bahas yang satu itu, ok! sekarang tentang hormon dulu.)
Kurang lebih seperti itulah mekanismenya. Ini bener-jawaban yang klise loh. Aku coba njelasin yang obyektif dari sisi hormon itu sendiri. Terlepas dari apapun yang hormon hasilkan, toh itu juga karena Allah swt menciptakannya seperti itu.
Ada sebuah hadist qudsi mengatakan, “Apabila kamu mengenal dirimu maka kamu akan mengenal Tuhanmu.” Nah, inilah yang disebut dengan inner journey dalam ESQ. jadi dalam setiap kesempatan memperlajari ttg tubuh kita, justru di sanalah kebesaran Allah itu bener2 tampak dan tidak terhingga. Justru dari sanalah diri ini merasa kecil…
Aku punya pendapat, bahwa sebenarnya kita bisa mengeksplore banyak hal lebih dalam lagi. Maksudnya, soal cinta–kepada apapun dan siapapun itu–dengan cara mengeksplore obyek cinta itu. So, kita akan menemukan banyak hal yang baru. Otomatis, DHEA kita juga semakin meningkat. Karena itulah kita diwajibkan untuk mengenal banyak sekali penciptaan Allah yang tersebar di alam semesta ini. Dengan menemukan hal baru, otomatis mekanisme tubuh kita akan lebih memproduksi respon stress yang positif. Rasio antara DHEA dan cortisol akan meningkat. Demikian pula kita, dengan menggali lebih dan lebih dalam lagi soal ilmu yang sesuai dengan bidang kita, kita akan menemukan banyak hal tentang keteraturan yang Allah ciptakan di alam ini. Tul ga?
“Berjalanlah kamu sekalian di muka bumi, supaya kamu melihat tanda-tanda kebesaran Allah…”
(subhanallah…) inilah salah satu metode dari “mencari banyak hal baru” yang Allah tawarkan kepada kita. Sekali lagi, sesungguhnya diri ini teramat kecil…
Allah telah menurunkan banyak hal di muka bumi ini yang manusia belum pernah mengetahuinya. Banyak hal yang manusia tidak tahu. Menurut penelitian, kita hanya menggunakan otak kita tidak lebih dari lima-sepuluh persen saja. (tapi aku ga yakin ma kalimat ini.) Yang jelas, manusia harus terus menerus mencari dan mencari ilmu-ilmu Allah yang tersebar di muka bumi ini. Termasuk dalam relationship cinta-cintaan semacam itu.
Nah, soal orang yang lagi cinta-cintaan. Asal hubungan itu dibangun dari rasa syukur kepadaNya, dimana kita diwajibkan untuk menelaah lebih jauh lagi tentang nikmat-nikmatNya, maka hubungan itu akan langgeng, insya Allah. Karena mereka tidak berjalan pada superfisialnya saja, tapi mereka mengeksplore karakter satu sama lain, mereka mampu menciptakan batas relung hati mereka sampai ke pusara ridhoNya. Mereka senantiasa mampu menemukan “hal baru” dalam relationship mereka, karena sesungguhnya itulah anugerah Allah atas hubungan yang halal dari dua insanNya. Akhirnya, semakin lama mereka semakin yakin betapa besar kenikmatan yang Allah berikan melalui satu kata itu, yakni cinta.
Manusia yang terlalu sombong, menghijab mereka dari usaha eksplorasi bukti-bukti kebesaranNya itu tadi. Banyak yang hanya menuntut kenikmatan dunia, itulah zat-zat pencemar yang menodai kesucian cinta itu sendiri. Motivasi mereka tidak terbangun atas dasar rasa syukur kepadaNya. Ya wajar saja, mereka tidak menemukan hal baru dalam hubungan mereka. Ya akhirnya, seiring menurunnya DHEA dan meningkatnya Cortisol, berakhirlah begitu saja…
“… .
Ketika aku belajar apa itu Cinta, Allah mengajariku apa arti Harapan.
Ketika aku belajar apa itu Harapan, Allah mengajariku apa itu Perjuangan.
Ketika aku berusaha berjuang, Allah mengajariku apa itu Keikhlasan.
Akhirnya aku tahu, bahwa Cinta adalah refleksi dari Keikhlasan hakiki dari relung hati
… .”
Itulah cinta sejati (isyq haqiqi) yang tidak terlepas dari isyq majazi (cinta zat/fisik) satu sama lain. Iya, kan? Tentu saja kalo berumahtangga satu sama lain harus punya komitmen untuk memenuhi isyq majazi itu sendiri. Nah, dari komitmen yang luar biasa itu, terbangunlah kekuatan isyq haqiqi yang terbentang hingga menembus batas-batas alam dunia. Visi mereka telah jauh ke depan, membangun sebuah generasi Islam yang senantiasa berjuang di jalanNya. Itulah ma’rifatullah.
Yah, kurang lebih seperti itu. Maap kalo terlalu panjang. Toh dari yang panjang ini belum tentu bener semua. Silakan ditelaah sendiri ya… Afwan, gomen-ne.
Wallau ‘alam bishawab.


hormon love..atau hormon cinta...hihihiiii

HORMON CINTA...


Kayanya kalau anak muda semngat banget dah kalo ngomong malah cinta-cintaan..hihihiii
neh hasil copas dari blog sebelah biar nambah ilmu :D




 - Pheromones
Sama persis dengan yang diproduksi oleh ratu lebah untuk mengenali jenis lebah dari kawanannya, kalau kamu naksir seseorang, maka tubuh akan secara otomatis mengeluarkan wewangian khusus. Dan jika yang ditaksir merasa cocok dengan wangi tersebut, maka cinta pun akan berbalas.

- Oxytocin
Hormon yang membuatmu merasa ingin selalu dipeluk atau dicium oleh orang yang kamu sukai. Sangat berpengaruh dalam mendekatkan hubungan.

- Vasopressin
Hormon yang mempengaruhi tingkah laku seksual seseorang, dan tingkat kesetiaannya. Semakin tinggi kadar vasopressin, maka orang tersebut akan semakin setia pada pasangannya.

- Dopamine
Pernah dengar istilah bahwa orang akan terlihat bersinar, tambah cantik jika sedang jatuh cinta? Hormon inilah yang bekerja pada tampilan fisik sehingga membuatnya menjadi seperti itu. Jadi jika ingin terlihat lebih cantik atau bersinar, jangan ragu untuk jatuh cinta.

- Neuropinephrine
Hormon pemicu semangat, memicu aliran darah untuk mengalir lebih cepat sehingga tubuh merasa enerjik dan gembira. Karena hormon ini maka orang yang sedang jatuh cinta akan merasa happy dan cerah ceria terus.



Minggu, 03 April 2011

berbaik sangkalah kepada Allah n_n

"aduh aku bingung mesti nerima apa ga neh,,dia nembak aku" kata temanku yang memang orangnya cantik, mirip sekali dengan revalina, bangga sih punya teman cantik, :)
entah sudah berapa pria yang mencoba mendekati temanku yang satu ini. Pikiran ku melayang layang kembali ke zaman aku masih SMP dan terlintas dibenakku "aku kapan lakunya yaa" sambil menghembuskan nafas.
lucu siih kalau ingat zaman dulu.
bukannya sombong atau berbangga diri, tapi kata teman-teman ku, aku orangnya lumayan laah, ga jelek-jelk amat tapi ko' yaa ga ada yang kecantol -____-"
apa ada yang salah yaa ama aku, sering sekali terlintas begitu.
saat SMA pun kembali terulang lagi, aku punya teman dari yang cantik ampe yang lumayan semuanya laku tapi mbo yaa aku ga laku",, -____-"
sempat terpikir apa aku disantet yaa,, atau aura ku tertutup makhluk halus, hiiiii,, naudzubillah,,-__-
masih banyak lagi rentetan pikiran yang ga logis yang bikin gelisah,,hehehe
tapi kata mas ali di islam ktp kalo gelisah artinya  muratad,,hahahaaa aku aku ampe kaget dia bilang gitu
tapi ternyta dia malah bilang kalau kamu percaya Allah ngapain gelisah, ngapain bingung. minta sama Allah pasti di kasih yaa tapi dengan catatan laah kita juga harus menyenangkan Allah dengan menjadi hambanya yang baik n_n


kembali kecerita tadi,
aku sempat sih mengecap manisnya cinta yang di sebut orang sebagai kata pacaran, tapi ALhamdulillah belum ngapangapain, masih sampai pegang tangan, tapi itu juga ga bisa dibenarkan karena dalam agama kita Islam tidak mengenal pacaran. kalau mau dan udah siap lahir batin di khitbah aja :)
Aku bersyukur aku belum terlalu jauh dalam pacaran dan selalu berada dalam lingkungan yang mengutamakan agama sehingga membawa begitu banyak perubahan buatku. Alhamdulillah sekarang aku sudah menghentikan aktifitas pacaran ku yang kupikir mebuang-buang waktu dengan sia-sia :) walau dengan berat aku berpisah dengannya yang sudah menjalin kasih selama 5 tahun, tapi insya Allah yakin dengan janji Allah bahwa tidak ada yang sia-sia ku pilih jalan ini mengharp ridho Allah semata :)


selang beberapa waktu, aku mendengar kabar teman ku dengan girang gembira dia bercerita aktifitas pacarannya seperti jalan bareng, makan bareng, bergandengan tangan, berpelukan,berciuman (nauzubillah),
sam,pai ada yang hamil di luar nikah, astgfirullah bagai disambar petir aku mendengarnya.
dan dengan enteng dia menjawab "aku tidak bisa berbuat apa-apa karena begitu cinta dan sayang" kalau boleh jujur ingin ku tampar wajahnya, kumaki-maki, tapi bukan jalan yang baik dan pilihan yang tepat tai aku tidak bisa terima dengan pernyataan seperti itu, dengan begitu mudahnya berbuat sepeti itu.
ada lagi temannku yang sampai di pukulin pacarnya, dan banyak lagi,
aku benar-benar terpukul melihat teman-temanku sebayaku, teman-teman sepermainanku yang begitu mengiris hati, begitu sulit jalan yang mereka pilih.


ini merupakan pelajran buat kita semua dan buat saya juga.
dalam setiap sujud terakhir selalu berdo'a mnta perlindungan Allah, minta sayangi dan minta hidayahnya.
sempat terpikir dulu bahwa Allah tidak adil,tapi ternyata beginilah cara Allah menyayangi ku,
mencintai dan memeliharakanku, dan Allah ternyata mengabulkan do'aku.
Allah selalu memberikan kita pilihan dan cobaan biar kita berpikir yang baik dan yang buruk.
berpikir bahwa Allah itu selalu bersama kita dan bersama orang-orang yang berdo'a dan bermunajad kepadanya.
dan aku berharap semoga teman-temanku hidupnya menjadi lebih barokah tidak mengulangi kesalahnnya lagi karena bagamanapun kita para wanita adalah para calon ibu buat anak-anak kita.
makanya jangan ragu untuk meminta, jangan ragu untuki memohon merapatkan dan menengadahkan tangan kepada Allah, Allah selalu mendengar do'a hambanya yang meminta dan mengabulkan do'anya di saat yang tepat. karena Allah memberi yang kita perlukan bukan yang kita inginkan :)
jangan pernah berburuk sangka kepada Allah karen aselalu ada rahasia di balik rahasia.